topbella

Selasa, 01 Juli 2014

IPK 3,98, anak buruh tani akan lanjutkan kuliah ke Belanda



IPK 3,98, anak buruh tani akan lanjutkan kuliah ke Belanda
Merdeka.com
Reporter :Arie Sunaryo
Description: IPK 3,98, anak buruh tani ini akan lanjutkan kuliah ke Belanda
Merdeka.com – Prestasi membanggakan, sekolah yang tinggi tak harus datang dari keluarga yang berkecukupan. Keterbatasan ekonomi keluarga, tidak menghalangi seseorang untuk menggapai cita-cita setinggi langit.
Meskipun berasal dari keluargaburuh tani yang bergelut dengan kemiskinan, Angga Dwituti Lestari, anak kedua pasangan Supriyanto dan Sugiarti, warga desa Cibuk Lor I, Margoluwih, Sayegan, Sleman, Yogyakarta ini bisa menyelesaikan kuliahnya di Fak. MIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Jawa Tengah dengan mencetak IPK 3,98.

Angga, gadis kelahiranSleman 21 Februari 1992 tersebut mampu membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk berprestasi. Gadis yang akrab disapa Eng tersebut, memang sejak kecil selalu berprestasi. Berbagai lomba seperti cerdas cermat, lomba pidato Bahasa Mandarin, Bahasa Inggris, membaca Al Qur'an, pernah diikutinya dan beberapa kali mencetak juara. Ketika diwawancarai, dengsn mata yang berkaca-kaca ia menceritakan masa kecilnya. Ia menerangkan bahwa sejak kecil ia selalu memacu dirinya untuk selalu berprestasi. Meskipun juara, orangtuanya tidak pernah memberikan hadiah mewah, cukup mengajak ia dan kakaknya makan mie ayam di warung biasa.
Selain itu, semenjak kecil Angga sudah terbiasa hidup serba kekurangan. Selain berasal dari keluarga miskin yang terbelit utang, kedua orangtuanya juga hanya bekerja sebagai buruh tani, yang hanya cukup untuk makan seadanya.
Ketidakmampuan kedua orang tuanya tak membuat Angga patah semangat. Semenjak SMP, Eng sudah harus bekerja untuk membantu uang sekolah. Bahkan semasa SMA hingga kuliah, kedua orangtuanya sama sekali tak bisa membiayai pendidikannya. Namun dengan kesederhanaan itu ternyata mampu memacu semangatnya untuk meraih pendidikan tinggi. IPK yang dicapainya selama kuliah di Jurusan Biologi selalu 4, hanya satu semester saja dia mendapatkan IPK 3,86. Ia juga pernah mewakili UNS ke Jerman untuk program World Student Environment Summit 2013 lalu. Sekarang ini dia masih menunggu pengumuman untuk bisa melanjutkan kuliah S2 di Leiden University, Belanda melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Afirmasi. Insya Allah dua tahun selesai atau mudah-mudahan lebih cepat selesai kayak di UNS, harusnya kan 4 tahun tapi 3,5 tahun selesai.

Untuk membiayai kuliahnya Angga membuka usaha jus organik dan mengajar les. Kondisi serba kekurangan tak lantas membuat gadis yang bercita-cita menjadi pengajar ini berhenti mengenyam pendidikan. Untuk bisa kuliah di UNS, gadis yang pintar mengaji tersebut harus bekerja keras. Meskipun telah mendapatkan beasiswa bidik misi, tetapi untuk hidup di Kota Solo dirinya harus mau bekerja dengan menjadi guru les dan bahkan membuat usaha jus organik. Selain harus bekerja, Eng juga sangat aktif di beberapa kegiatan dan organisasi. Saat ini, Angga juga aktif mengajar di karang taruna dan Al Qur'an di desanya secara suka rela. Eng meyakini, jika ingin berhasil, dirinya harus mau bekerja keras, serta tidak terlalu banyak tidur.

Berkat kerja keras dan pengorbanan yang dilakukannya selama ini, terbukti telah membuahkan hasil. Dukungan doa dari orangtua dan kampus diakuinya sangat berperan besar dalam meraih cita-citanya. Selain mendapatkan beasiswa bidik misi, dari program kewirausahaan Eng mengaku juga mendapatkan modal untuk mengembangkan usaha jus organiknya. Selain orangtua dan kampus, dukungan dari teman-temannya kuliahnya juga sangat besar. Untuk urusan merawat giginya yang menggunakan kawat gigi atau behel itu pun, dia mengaku mendapatkan semuanya secara gratis dari seorang dokter gigi yang juga sahabatnya di kampus. Mengenai cita-citanya, Angga mengaku ingin menjadi seorang pengajar atau dosen. Menurutnya menjadi pengajar itu mempunyai kepuasan dan kebanggaan tersendiri.









0 komentar:

Posting Komentar

Cinta tidak harus memiliki. Tapi sekali kita memiliki cinta, bahagiakanlah dia.

Foto Saya
Nurasyia Fitriani
Lihat profil lengkapku