topbella

Selasa, 01 Juli 2014

MENJADI GURU PROFESIONAL



MENJADI GURU PROFESIONAL

Para guru Indonesia menyadari bahwa jabatan guru adalah suatu profesi yang terhirmat dan mulia. Guru mengabdikan diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia seutuhnya. Para guru di Indonesia idealnya selalu tampil profesional dengan tugas utamanya adalah mendidik, membimbing, melatih dan mengembangkan kurikulum. Sebagaimana bunyi “ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tutwuri handayani” artinya
seorang guru bila di depan memberi suri teladan (contoh, di tengah memberikan prakarsa dan di belakang memberikan dorongan atau motivasi. Guru yang profesional adalah guru yang memiliki kompetensi yang dipersyaratkan untuk melakukan tugas pendidikan dan pembelajaran. Dengan kata lain, dapat disimpulkam bahwa guru yang profesional adalah orang yang terdidik dan terlatih dengan baik, serta memiliki pengalaman yang luas bidangnya.
Di dalam dunia pendidikan, guru yang profesional merupakan faktor penentu proses pendidikan yang berkualitas. Untuk menjadi guru profesional, mereka harus mampu menentukan jati diri dan mengaktualiasasikan diri sesuai dengan kemampuan dan kaidah-kaidah guru profesional. Rendahnya kualitas pendidikan saat ini merupakan indikasi perlunya keberadaan guru yang profesional. Dalam era teknologi informasi dan komunikasi saat ini, guru yang diperlukan bukan hanya sekedar mengajar melainkan harus menjadi manajer kelas.
Kalau kita lihat sejenak pada kondisi sebenarnya di daera, kita masih banyak menemukan guru berada di dalam situasi yang kurang menentukan untuk melaksanakan tugas yang diamanahkan kepadanya. Terdapat beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk menjadi guru yang profesional meliputi kompetensi pedagogik   (kemampuan mengelola pembelajaran), kompetensi personal (kemampuan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa serta menjadi teladan yang baik bagi peserta didiknya), kompetensi profesional (kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luasdan mendalam yang memungkinkan untuk membimbing peserta didik untuk memenuhi standar kompetensi dalam pembelajaran), dan kompetensi sosial (kemampuan guru sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar)..

0 komentar:

Posting Komentar

Cinta tidak harus memiliki. Tapi sekali kita memiliki cinta, bahagiakanlah dia.

Foto Saya
Nurasyia Fitriani
Lihat profil lengkapku