ORGANISASI KEMAHASISWAAN
( Sekedar Opini Penulis )
Organisasi
merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dengan mahasiswa yang menimba ilmu
di kampus. Organisasi sebetulnya sangat penting untuk kebaikan seorang mahasiswa, namun kesadaran berorganisasi itu
sangat minim dewasa ini.
Kemajuan dari
sebuah lembaga perguruan tinggi tidak lepas dari peran mahasiswa dalam
mengelola organisasi-organisasi di dalam perguruan tinggi tersebut. Suasana
yang kondusif akan tercipta jika seluruh anggota organisasi memiliki
keterampilan bersosialisasi yang baik antara
satu sama lain, baik itu antara
mahasiswa sesama anggota organisasi maupun antara mahasiswa yang tidak
mengikuti organisasi. Dalam suatu organisasi, keegoisan setiap individu harus
dihilangkan demi tercapainya tujuan bersama serta merasa bertanggung jawab
sebagai seorang anggota organisasi sekaligus sebagai seorang mahasiswa.
Dikampus
PGSD ini, organisasi-organisasi hanya dijadikan sebagai tempat untuk
mengeksiskan diri tanpa mementingkan kualitas sebagai anggota organisasi.
Meskipun tidak keseluruhan anggotanya yang berpikir demikian. Hal ini terlihat
dari kurang adanya interaksi antara mahasiswa anggota organisasi dengan
mahasiswa non-anggota organisasi dalam mencari solusi mengapa banyak mahasiswa
yang tidak berminat mengikuti organisasi yang ada dikampus PGSD ini. Tidak
sedikit mahasiswa yang berpikir bahwa dengan mengikuti organisasi hanya
menghabiskan waktu dan membuat kesibukan semata. Selain alsan tersebut, kurang
menariknya kegiatan yang diadakan suatu organisasi juga menjadi penyebab kurang
berminatnya sebagian mahasiswa untuk berperan aktif dalam suatu organisasi.
Jika
disadari lebih mendalam, organisasi bagi mahasiswa menjadi sangat penting
mengingat seorang mahasiswa selalu dituntut mampu berbicara dihadapan orang
ramai. Hal tersebut akan didapat ketika seorang mahasiswa terjun langsung dalam
dunia organisasi. Betapa pentingnya organisasi tidak bisa ukur secara formal, namun bisa
dirasakan dengan perasaan. Dahulunya seorang mahasiswa merasa dirinya seorang
yang pendiam dan jarang bergaul, setelah
mencoba untuk berorganisasi maka ia bisa mengeluarkan pendapat dan berbicara
dengan tenang. Tidak lagi merasakan gugup atau gemetar melihat kumpulan orang
yang akan mendengar apa yang diucapkannya.
Mahasiswa yang aktif berorganisasi
secara konsisten semata-mata memiliki pemahaman bahwa organisasi kemahasiswaan
merupakan sebuah sarana yang efektif dalam mengkader dirinya sendiri
untuk ke depan. Sebagian di antaranya masih mempunyai keyakinan pandangan bahwa
kampus merupakan tempat menimba ilmu yang tidak terbatas hanya kepada pelajaran
semata. Dengan bergabung aktif dalam organisasi kemahasiswaan yang bersifat
intra ataupun eksra kampus berefek kepada perubahan yang signifikan terhadap
wawasan, cara berpikir, pengetahuan dan ilmu-ilmu sosialisasi, kepemimpinan
serta menajemen kepemimpinan yang notabene
tidak diajarkan dalam kurikulum normatif perguruan tinggi. Namun, dalam berorganisasilah
dapat diraih dengan memanfaatkan statusnya sebagai mahasiswa.
A.
Mengapa
Organisasi Penting bagi Mahasiswa
Organisasi
mahasiswa memiliki banyak peranan penting dikampus. Sebagaimana pengalaman
mengajarkan banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan di kampus, di
masyarakat, dan berbangsa dan bernegara yang mengalami perubahan karena peran
serta dari mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiwa tersebut. Sering terdengar
istilah bahwa mahasiswa adalah “The agent
of changes” hal itu benar, banyak perubahan yang terjadi karena peran
mahasiswa.
Organisasi
kampus sangat berperan dalam pembekalan untuk melanjutkan studi ke luar negeri.
Karena salah satu syarat yang biasa diminta untuk mendapatkan beasiswa
pendidikan keluar negeri adalah dari karya ilmiah dan penelitian yang pernah
kita lakukan. Hal ini bisa kita asah dari berorganisasi. Namun sayangnya,
aktivis kampus kebanyakan hanya berkutat di dunia sosial politik kampus,
kemampuan menulis ilmiah dan scientific sangat
rendah. Sebaiknya, kalau kita menjadi aktivis kampus jangan hanya berkutat pada
rapat dan penyelenggaraan event saja
jika ingin menjadi aktivis kampus yang komplit dan prestatif. Sertai juga
dengan kegiatan-kegiatan kompetitif lainnya.
Secara spesifik manfaat organisasi
bagi mahasiswa antara lain:
1.
Melatih
leadership
2.
Belajar
mengatur waktu
3.
Memperluas
jaringan atau networking
4.
Mengasah
kemampuan sosial
5. Problem solving dan manajemen konflik.
6.
Organisasi
sebagai penuntun pencapaian tujuan.
7.
Organisasi
menawarkan karir.
8.
Organisasi
sebagai cagar ilmu pengetahuan.

0 komentar:
Posting Komentar