Masalah ini merupakan fokus kita kali ini. Hal ini
terkait dengan beberapa waktu yang lalu, ketika kita dihebohkan oleh beredarnya
video asusila di dunia maya yang pelaku dalam video tersebut adalah pelajar
SMP. Tentu ini membuat kita semua merasa khawatir akan nasib moral generasi
bangsa. Maka tidak boleh tidak, semua pihak harus merasa bertanggung jawab atas
dekadensi moral di kalangan pelajar. Orang tua, guru, masyarakat, lingkungan,
media massa cetak,

Rabu, 02 Juli 2014
Problem Pendidikan Multikultural di Indonesia
Problem Pendidikan Multikultural di Indonesia
Kesadaran akan pentingnya
kemajemukan mulai muncul seiring gagalnya upaya nasionalisme negara, yang
dikritik karena dianggap terlalu menekankan kesatuan daripada keragaman.
Kemajemukan dalam banyak hal – suku, agama, ras, golongan – yang seharusnya
menjadi hasanah dan modal untuk membangun seringkali dimanipulasi oleh penguasa
untuk mencapai kepentingan politiknya. Maka ketika kemudian konflik bergejolak
di daerah, negara seakan-akan menutupi realitas kemajemukan itu atas nama
“kesatuan bangsa” atau “stabilitas nasional”. Konflik sosial yang sering muncul
sebagaia akibat pengingkaran terhadap kenyataan kemajemukan dan penyebab adanya
konflik sosial.
Bertolak dari kenyataan itu, kini dirasakan semakin p
Mahasiswa yang bangga dengan IPK 3.5 (wajib baca)
Mahasiswa yang bangga dengan IPK
3.5 (wajib baca)
Artikel ini adalah sebuah tulisan
yang dibuat untuk menggambarkan keadaan mahasiswa pada zaman sekarang.
Jika
kita sadari, mahasiswa di era pasca soeharto lengser cenderung lebih berbeda
dibanding dengan mahasiswa sebelum soeharto lengser. senggaknya mahasiswa di
jaman orde baru lebih punya prinsip buat ngadain gerakan-gerakan. Nggak cuma
gerakan demo, tapi juga lobi-lobi ke pemerintahan.
Kualitas Guru Indonesia Rendah
Kritik tentang kualitas guru Indonesia
disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jendral Komisi Nasional Pendidikan,
Sukmawardana. Dia mengatakan bahwa saat ini kualitas dan kompetensi guru masih
sangat rendah.
Bukti dari rendahnya kualitas
guru Indonesia antara lain dapat dilihat dari :
MENENTUKAN BANGKU TEMPAT DUDUK SISWA
MENENTUKAN BANGKU TEMPAT DUDUK
SISWA
![]() |
| Add caption |
Sebelum
sekolah dimulai guru harus menentukan apakah akan menempatkan setiap siswa pada
tempat duduk tertentu, atau mengizinkan siswa memilih bangkunya masing-masing.
Pada umumnya pertama kali guru yang menentukan bangku yang akan ditempati
masing-masing siswa. Sebaiknya guru mengumumkan posisi tempat duduk yang telah
ditentukan bersifat sementara. Setelah guru
MANFAAT MENULIS DI KERTAS
MANFAAT
MENULIS DI KERTAS
Sekarang memang
era digital, semua yang dikerjakan berbasis digital. Sehingga jika ada yang
menggunakan cara dan alat lama maka akan dicap sebagai jadul dan ketinggalan
zaman jika dibandingkan dengan menggunakan laptop atau komputer. Ternyata
menulis di atas kertas lebih bermanfaat dibandingkan dengan mengetik di laptop.
Salah satu manfaatnya adalah memperkuat
SUMBER BELAJAR DALAM PENGAJARAN
SUMBER
BELAJAR DALAM PENGAJARAN
1. Pengertian Sumber Belajar
Pengajaran
merupakan suatu proses sistemik yang meliputi banyak komponen. Salah satu dari
komponen sistem pengajaran adalah sumber belajar.
Dalam
pengertian yang sederhana sumber belajar adalah guru dan bahan-bahan pelajaran
atau pengajaran baik buku-buku bacaan atau semacamnya. Pengertian sumber
belajar sesungguhnya tidak sesempit itu. Segala daya yang dapat digunakan untuk
kepentingan proses/aktivitas pengajaran baik secara langsung maupun tidak
langsung, di luar diri peserta didik (lingkungan) yang melengkapi diri
Selasa, 01 Juli 2014
INTELEGENSI DAN KREATIVITAS
INTELEGENSI DAN KREATIVITAS
A.
Pengertian
Intelegensi
Gagasan modern tentang kecerdasan
pertama kali dikemukakan oleh Francis Galton (dalam Riyanto, 2002) yang sukses
meneliti hubungan keluarga istimewa. Dimana dari 400 orang istimewa dengan
berbagai golongan melahirkan keturunan yang istimewa juga. Di sini dapat
disimpulkan bahwa kecerdasan itu terkait dengan gen (keturunan). Sedangkan
secara morfologi menurut Hornby (1995; dalam Riyanto, 2002) Intelegensi berarti “the power of
IPK 3,98, anak buruh tani akan lanjutkan kuliah ke Belanda
IPK 3,98, anak buruh tani akan lanjutkan kuliah ke
Belanda
Merdeka.com
Reporter :Arie Sunaryo

Merdeka.com – Prestasi membanggakan, sekolah yang
tinggi tak harus datang dari keluarga yang berkecukupan. Keterbatasan ekonomi
keluarga, tidak menghalangi seseorang untuk menggapai cita-cita setinggi
langit.
Meskipun
berasal dari keluargaburuh tani yang bergelut dengan kemiskinan, Angga Dwituti
Lestari, anak kedua pasangan Supriyanto dan Sugiarti, warga desa Cibuk Lor I,
Margoluwih, Sayegan, Sleman, Yogyakarta ini bisa menyelesaikan kuliahnya di
Fak. MIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Jawa Tengah dengan mencetak IPK
3,98.
MACAM-MACAM PENDEKATAN DALAM PEMBELAJARAN
MACAM-MACAM
PENDEKATAN DALAM PEMBELAJARAN
1. SCL (“Student-centred learning)
SCL lebih
merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang refleksif baik bagi pihak siswa
maupun guru.Dalam pendekatan SCL, pembelajar memiliki tanggung jawab penuh atas
kegiatan belajarnya, terutama dalam bentuk keterlibatan aktif dan partisipasi
siswa.
2.
Active Learning
Pembelajaran aktif adalah segala
bentuk pembelajaran yang memungkinkan siswa berperan secara aktif dalam proses
pembelajaran itu sendiri baik dalam bentuk interaksi antar siswa maupun siswa
dengan pengajar dalam proses pembelajaran tersebut, sehingga semua siswa dapat
mencapai hasil belajar yang memuaskan sesuai dengan karakteristik pribadi yang
mereka miliki.
Standar Proses Pembelajaran Kurikulum 2013
Standar Proses Pembelajaran
Kurikulum 2013
Berdasarkan
standar proses pembelajaran pada implementasi Kurikulum 2013, maka guru harus
melaksanakan 3 tahapan yaitu:
- kegiatan pendahuluan
- kegiatan inti
- kegiatan penutup.
A. Kegiatan Pendahuluan pada Proses Pembelajaran
Kurikulum 2013
Kegiatan
pendahuluan yang harus dilakukan oleh guru berdasarkan amanat Kurikulum 2013
adalah:
- Kegiatan yang mula-mula harus dilakukan oleh guru pada kegiatan pendahuluan di dalam sebuah proses pembelajaran adalah mempersiapkan siswa baik psikis maupun fisik agar dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
MENJADI GURU PROFESIONAL
MENJADI
GURU PROFESIONAL
Para
guru Indonesia menyadari bahwa jabatan guru adalah suatu profesi yang terhirmat
dan mulia. Guru mengabdikan diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan
bangsa dan meningkatkan kualitas manusia seutuhnya. Para guru di Indonesia
idealnya selalu tampil profesional dengan tugas utamanya adalah mendidik,
membimbing, melatih dan mengembangkan kurikulum. Sebagaimana bunyi “ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun
karso, tutwuri handayani” artinya
ORGANISASI KEMAHASISWAAN ( Sekedar Opini Penulis )
ORGANISASI KEMAHASISWAAN
( Sekedar Opini Penulis )
Organisasi
merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dengan mahasiswa yang menimba ilmu
di kampus. Organisasi sebetulnya sangat penting untuk kebaikan seorang mahasiswa, namun kesadaran berorganisasi itu
sangat minim dewasa ini.
Kemajuan dari
sebuah lembaga perguruan tinggi tidak lepas dari peran mahasiswa dalam
mengelola organisasi-organisasi di dalam perguruan tinggi tersebut. Suasana
yang kondusif akan tercipta jika seluruh anggota organisasi memiliki
keterampilan bersosialisasi yang baik antara
Langganan:
Postingan (Atom)
